Jawaban | jepang mengalami penurunan jumlah penduduk hal tersebut terjadi karena..

Pertanyaan:

Jepang Mengalami penurunan jumlah penduduk. Hal tersebut terjadi karena?

  1. Adanya peraturan yang membatasi jumlah anak
  2. Penduduk Jepang sangat sibuk sehingga mengurangi keinginan memiliki anak
  3. Jepang memiliki iklim sedang
  4. Penduduk Jepang memiliki tingkat kesuburan yang rendah
  5. Penduduk Jepang lebih suka anime

jawaban yang paling tepat adalah b. Penduduk Jepang sangat sibuk sehingga mengurangi keinginan memiliki anak.

Penjelasan

Penurunan angka kelahiran memang menjadi faktor utama menyusutnya populasi Jepang. Namun, penyebab di balik rendahnya angka kelahiran ini bukanlah faktor tunggal. Ini adalah kombinasi dari beberapa faktor sosial, yaitu:

  • Tingginya Biaya Hidup: Membesarkan anak di Jepang membutuhkan biaya yang besar, terutama untuk pendidikan dan perumahan. Beban finansial ini membuat banyak pasangan menunda atau enggan memiliki anak sama sekali.
  • Budaya Kerja Berat: Budaya kerja di Jepang terkenal dengan jam kerja yang panjang dan tuntutan pekerjaan yang tinggi. Hal ini menyulitkan para wanita untuk menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan rumah tangga, sehingga berdampak pada keputusan menunda atau mengurangi keinginan untuk memiliki anak.
  • Pergeseran Nilai Sosial: Generasi muda di Jepang memiliki nilai-nilai sosial yang berbeda dari generasi sebelumnya. Mereka lebih mengedepankan kemajuan karier dan pengembangan diri, sehingga cenderung menunda pernikahan dan memiliki anak.

Dukungan Pemerintah: Meskipun pemerintah Jepang telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini, seperti memberikan tunjangan dan insentif bagi keluarga dengan anak, namun upaya tersebut masih dianggap kurang memadai. Banyak pasangan yang merasa terbebani dengan biaya dan tanggung jawab membesarkan anak.

Kesimpulan

Meskipun rendahnya angka kelahiran berperan penting dalam penurunan populasi Jepang, akar permasalahan sebenarnya terletak pada jalinan rumit faktor sosial. Budaya kerja yang berat dan tingginya biaya hidup telah menjadi penghalang bagi banyak orang Jepang untuk memiliki anak.

Untuk mengatasi hal ini, dibutuhkan pendekatan multi-aspek yang mendorong keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi, meningkatkan dukungan finansial untuk keluarga, dan menciptakan lingkungan sosial yang lebih mendukung untuk keluarga.

Rujukan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *