Jawaban Dari: Sebutkan 2 Contoh Hasil Cetak Tinggi Yang Digunakan Sehari-Hari

Pertanyaan/soal

sebutkan 2 contoh hasil cetak tinggi yang digunakan sehari-hari!

Jawaban

Cetak tinggi merupakan salah satu metode dalam menciptakan karya seni grafis. Teknik ini melibatkan penggunaan bagian yang sengaja ditinggikan atau relief sebagai dasar cetakan. Dalam konteks ini, cetak tinggi juga dikenal dengan sebutan “woodcut.”

 

Photo By Albercht Durer – wikipedia.org | ilustrasi woodcut

 

Dalam kehidupan sehari-hari, teknik cetak tinggi sering diaplikasikan, contohnya dalam pembuatan stempel, batik cap, dan pencetakan koran atau surat kabar.

Selain woodcut, terdapat berbagai teknik seni grafis lain yang dikenal, seperti litografi (cetak datar), intaglio (cetak dalam), serta silkscreen (cetak saring). Setiap teknik memiliki karakteristik dan keunikan tersendiri dalam menciptakan karya seni grafis yang menarik.

Definisi Cetak Tinggi

Cetak tinggi, yang juga dikenal sebagai relief print, merupakan teknik seni grafis yang mengandalkan ketinggian media sebagai dasar pencetakan.

Dalam proses ini, cetakan dibuat dari bahan yang mudah dibentuk, menghasilkan permukaan media dengan relief yang menciptakan efek tinggi dan rendah.

Teknik cetak tinggi ini sangat populer di kalangan seniman dan mahasiswa, karena tidak memerlukan peralatan dan bahan yang kompleks serta dapat dilakukan di mana saja. Karakteristik unik dari cetak tinggi membuatnya sulit untuk ditiru, sehingga efektif dalam mencegah plagiarisme.

Contoh penggunaan cetak tinggi dalam kehidupan sehari-hari meliputi:

  1. Pembuatan stempel
  2. Proses pencetakan koran atau surat kabar

 

Photo By Dominika Roseclay – pexels.com | Cetak tinggi pada stample

 

Kedua aplikasi ini menggambarkan bagaimana teknik cetak tinggi memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, serta memperlihatkan keberagaman fungsi yang dimilikinya dalam industri percetakan.

Terdapat dua metode utama dalam teknik cetak tinggi, meliputi

  1. Teknik perekatan: Proses pembuatan cetakan dengan menggabungkan satu bahan ke bahan lain melalui perekatan.
  2. Teknik cukil: Proses pembuatan cetakan dengan mengukir bahan, seperti hardboard atau kayu, menggunakan pahat hingga membentuk gambar terbalik.

Berikut adalah langkah-langkah dalam pembuatan cetakan tinggi:

  1. Buatlah sketsa gambar pada pelat cetak.
  2. Potong cetakan karet sesuai dengan ukuran yang dikehendaki.
  3. Gunakan pensil untuk membuat desain referensi pada karet.
  4. Menggunakan cutter atau pahat, ukir bagian antara gambar atau tulisan, sehingga bagian yang tidak dicetak memiliki permukaan yang lebih rendah dan bagian yang akan dicetak memiliki permukaan yang lebih tinggi.
  5. Aplikasikan tinta pada pelat cetak menggunakan rol. Selanjutnya, letakkan kertas di atas pelat cetak dan ratakan dengan sendok atau alat penekan lainnya.
  6. Tekan menggunakan alat khusus atau tekan beberapa saat, lalu lepaskan kertas dari pelat cetak.

Kesimpulan

Sebagai kesimpulan, teknik cetak tinggi merupakan metode seni grafis yang mengutamakan ketinggian media dalam proses pencetakan. Dua teknik utama dalam cetak tinggi meliputi teknik perekatan dan teknik cukil, keduanya memiliki proses pembuatan cetakan yang berbeda.

Proses pembuatan cetakan tinggi melibatkan beberapa langkah penting, seperti membuat sketsa gambar, memotong cetakan karet, mengukir bagian antara gambar atau tulisan, dan mencetak gambar pada kertas.

Melalui penerapan teknik cetak tinggi, seniman dapat menciptakan karya seni grafis yang unik dan menarik, sekaligus meminimalisir risiko plagiarisme dalam karya mereka.

Teknik ini juga populer di kalangan seniman dan mahasiswa karena relatif mudah untuk diterapkan serta tidak memerlukan peralatan dan bahan yang kompleks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *